Jumat, 12 Februari 2010

JARINGAN MEDIA YAHUDI

Barat atau tepatnya orang - orang Yahudi, Jaringan Zionisme Internasional, dewasa ini telah menguasai media massa dan arus informasi dunia. Mereka menguasai era informasi ini dengan segala keunggulan sistem, teknik dan media informasi yang tersebar luas dan menjangkau seluruh dunia.
Dalam dunia komunikasi ada istilah popular “siapa yang menguasai informasi, dialah penguasa dunia”. Rupanya, Ziois Yahudi menyadari dan menghayati benar teori tersebut. Merekapun mencurahkan perhatian dan upaya khusus untuk menguasai media massa dunia. Merekapun merancang strategi sebagaimana tercantum dalam Protokolat Zionis XII (Protocol of Zion), seperti dikutip dan diulas Dr. Majid Khailany.

Peran apakah yang dapat dimainkan oleh media akhir – akhir ini? Salah satu diantaranya adalah untuk membangkitkan emosi rakyat. Kadang juga bermanfaat untuk mrngobarkan konfrontasi antar partai politik, tentunya akan banyak menguntungkan pihak kita. Apalagi saat mereka sedang bertikai, kesempatan baik bagi kita untuk mengadu domba. Akan tetapi, dengan media massa, kita dapat memakai sebagia ajang untuk orang yang tidak mengerti kesemuanya itu. Kita akan mengendalikan peran mdia ini dengan sungguh – sungguh. Sastra dan pers adalah dua kekuatan yang amat berpengaruh, oleh karena itu, kita akan banyak menerbitkan buku – buku kita dengan oplah yang besar”.
“Kita juga harus menguasai sepenuhnya peranaan penerbitan, tanpa terkecuali. Jika kita buka pintu lebar – lebar kesempatan media untuk menyuarakan maksudnya tanpa pengawasan ketat dari pihak kita, tak ada gunanya sedikitpun srategi yang kita sepakati bersama
”.

Protocol of Zion tersebut dibuat pada saat penyelenggaraan Kongres Zionisme Internasional I tahun 1897 yang diprakarsai oleh Theodore Hertzl, penggagas utama Zionisme, di kota Paal, Swiss.

Kantor – kantor berita raksasa Yahudi antara lain: Router di Jerman, Associated Pers (AP) dan United Press Internasional (UPI) di Amerika Serikat, media massa antara lain The Times, Sunday Times, News of The World di Inggris, New York Post, The News Week, Time di Amerika; jaringan televisi internasional : ABC, CBS, NBS, dan perusahaan film antara lain : Fox Company, Golden Company, Metro Company, Warnwer and Brows Company, dan Paramount Company.

SUMBER:

Asep Syamsul M. Romli, “Demonologi Islam – Upaya Barat Membasmi Kekuatan Islam” (Gema Insani: Jakarta 2002, hal 21 – 22 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar