Buletin ini bukan bertujuan untuk menghasut atau membuat anda “membenci”. Ini bukanlah provokasi, tapi ini adalah sikap kritis yang akan kami sampaikan melalui tulisan. Karena pengusaan Zionis atas media massa, membuat dunia buta dan bodoh, karena suatu “ke-bohongan” yang mereka sampaikan! Banyak hal yang seharusnya kita tahu, tapi akses untuk itu sengaja “ditutup”, karena penguasaan mereka.
Ketika anda mendengar “Amerika”, maka dalam benak anda akan menggambarkan sosok negara besar, bebas, demokratis, kaya, dengan penduduk yang pintar dan menguasai teknologi canggih, mempunyai militer dan pertahanan yang kuat??? Itu adalah hal yang wajar, karena “sengaja” pencitraan seperti itu dibuat, dan tanpa kita sadari. Anda juga tentunya juga sering mendengar istilah Negara Adi Daya, Negara Adi Kuasa, Negara Super Power, Polisi Dunia... istilah lain untuk Amerika. Image seperti itu juga dengan sengaja diciptakan, dan mereka ‘kampanye-kan’ melalui media massa mereka. Bahkan telah masuk pada kurikulum SD di negeri ini, karena kami (penulis) pernah mendegar istilah tersebut sewaktu duduk dibangku SD. Hebat bukan, bahkan tanpa kita sadari.
Dunia juga tahu bahwa, AS, kalah perang dengan Vietnam. Namun AS membalikkan kenyataan, melalui Film yang mereka buat, RAMBO, yang dibuat secara seri. Inilah proyek propaganda melalui media perfilman. Patutkah kita sebut mereka “kuat”??? Banyak kebijakan Internasional AS yang justru mengakibatkan penderitaan dan terbunuhnya banyak jiwa tak-bersalah. Masih pantaskah dunia menyebut mereka sebagai Negara Demokrasi?
Pernahkah anda mendegar penderitaan rakyat Palestina dan Lebanon atas teror tentara Zionis-Israel? Pernahkah anda mendegar jeritan ketakutan dari anak-anak Pelestina? Disaat tentara Zionis-Israel membantai warga sipil Palestina dan Lebanon, dan banyak dari warga dunia dari berbagai penjuru negeri menderita, karena kebijakan luar negeri AS, dan seharusnya mata dunia menyaksikan tentang kebiadaban itu, namun dunia justru disuguhi tayangan seperti ajang “Miss Universe”??? Apa ajang ini dapat memberikan manfaat bagi “Perdamaian Dunia”?? dan bisa memecahkan masalah kemiskinan!? Dan parahnya di negeri ini, masyarakat justru dibuai dengan perang opini “pro-kontra” di media, karena di negeri ini sesuatu yang menjadi pro-kontra bisa menjadikan sebuah komoditi tersediri untuk menghasilkan Rupiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar