Jumat, 12 Februari 2010

PERNYATAAN KRITIS UNTUK REZIM BUSH

Pada tanggal 25 Oktober 1999, pegolf kenamaan Amerika Serikat, Payne Stewart, lepas landas meninggalkan Sanford, Florida, dengan tujuan mengikuti sebuah turnamen golf di Texas. Pengawas lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat yang ditumpanginya setelah mempersilahkan naik menuju ketinggian 39.000 kaki (sekitar 13.000 meter).

Jet – jet tempur Angakatan Udara AS segera bertaburan menghudara untuk “menyergap” pesawat tersebut. Pilot – pilot jet yang mencegat pesawat itu dan mengikutinya hingga ke Missouri tidak berhasil melakukan komunikasi dengan pilot pesawat tersebut. Pada akhirnya, pesawat kehabisan bahan bakar dan jatuh diwilayah Dakota Selatan dengan kekuatan melebihi 100 kali kekuatan gravitasi.


Hal penting yang perlu dicatat dari kisah ini adalah kenyataan bahwa jet – jet tempur Angkatan Udara AS dengan sepontan diluncurkan untuk melacak, menyergap, dan mencegat pesawat kecil itu sesaat setelah terputusnya komunikasi, dan ketika pesawat tersebut keluar jalur dan menghilang dari radar. Walaupun pesawat terbang tersebut terbang diwilayah jalur bebas udara.
Akan tetapi, tak ada pemberlakuan atau perhatian khusus pada saat kejadian berikut ini :
Empat pesawat dibajak pada tanggal 9 September 2001, keempat pesawat tersebut melakukan manuver dan menyimpang dari jalur penerbangan yang telah ditentukan. Semua pesawat itu terbang itu diatas wilayah udara yang paling dilarang di AS. Apa yang terjadi? Tak satupun jet – jet tempur AS yang diluncurkan untuk menyergap serta untuk melindungi kedigdayaan dan keamanan negara AS, hingga akhirnya... terlambat!!!
Sementara itu ketika sebuah pesawat pribadi terbang diatas ladang jagung, jet – jet tempur Angkatan Udara AS secara spontan bertaburan untuk melakukan penyergapan dan penyelidikan. Benarkah ladang jagung jauh lebih penting dari pada keamanan Nasional? Ada sesuatu yang tidak beres disini?

Prosedur Standar Keamanan di AS sudah baku. Begitu ada pesawat keluar dari jalur yang teleh ditentiukan, mereka secara otomatis dan spontan Angkatan Udara AS segera meluncurkan jet – jet tempurnya untuk melakukan penyergapan! Jika demikian, lantas siapa yang memerintahkan angkatan Udara AS untuk “tetap ditempat” pada tanggal 11 september itu? Mengapa mereka melakukan hal semacam itu?

SUMBER:

Jerry D. Gray, “The Real Truth 9-11 – judul terjemahan : Fakta Sebenarnya Tragedi 11 September (Sinergi Publishing; Jakarta 2004, hal.8)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar