Sebelum asap WTC menghilang, pemerintah AS telah meletakkan kesalahan pada terroris Islam! Pemerintah Bush telah menyalahkan Bin Laden sebagai otak dibalik serangan itu. Mengapa kemudian Intelejen tidak tahu apa – apa mengenai serangan berikutnya? Masih ingatkah kata – kata presiden Bush kepada masyarakat dunia ketika ia menggalang dukungan untuk invasi ke Afganistan, “Anda ikut kami, atau berhadapan dengan kami!”.
Kaum Muslim Amerika yang tinggal di AS, kemudian jatuh menjadi korban dan sasaran kebencian yang melanda seluruh negeri. Dalam sebulan setelah peristiwa itu, ribuan orang Islam dari berbagai penjuru negeri ditangkap tanpa tuduhan bersalah atas suatu kejahatan apapun! Mereka dijebloskan tanpa jaminan tanpa mampu bertemu para pengacara sepanjang pemerintah memandangnya “cocok”.
Seperti dilansir dari beberapa media, bahwa penyerangan yang dilakukan Amerika terhadap Afganistan itu berlangsung secara membabi buta. Tidak hanya markas tentara Taliban yang dirudal dan dibombardir, akan tetapi juga rumah warga sipil, dan sarana prasarana umum. Bahkan Amerika telah mengebom sebuah pesta pernikahan disebuah desa di Afganistan, sehingga mengakibatkan terbunuhnya lebih dari 70 orang yang hadir dalam pesta itu. Jelas ini sebuah kebiadaban yang tiada tara!!!
SUMBER:
1. Jerry D. Gray, “The Real Truth 9-11 – judul terjemahan : Fakta Sebenarnya Tragedi 11 September (Sinergi Publishing; Jakarta 2004);
2. KH. Mawrdi Labay El Sulthani, "Tegakkan Keadilan Pasti Damai dan Bahagia", (Al Mawardi Prima : Jakarta, 2002)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar